Selasa, 13 September 2011

HITAM ITU CANTIK


Baru saja Miss Universe 2011 terpilih. Di akhir acara, sebelum Miss Universe 2010 menamatkan mahkota di pemenang, ada dua kandidat yang pasti deg-deg an seru. Miss Ukraina dan Miss Angola.
Awalnya sich, saya meyakini kalau pemenangnya pastilah Miss Ukraina. Alasan saya, boleh dibilang childish banget. Miss Angola tak mungkin menang karena tak memiliki kulit terang.

Tetapi nyatanya, ...saya salah ! Dan saya angkat dua jempol untuk juri dan pemenang, Miss Angola, Leila Lopes.
Memang sich, kelihatan banget Si Miss ini pede abis. Wajahnya juga cantik, meski berkulit hitam. Salah satu teman saya yang saya kabari tentang terpilihnya Miss berkulit gelap ini berkomentar, " Wuik...pasti gelap gulita donk ! ". Ada lagi yang berkomentar, " Masak sich ? kok bisa ? ". hahahaha.....

tetapi sekali lagi, bagi saya ...juri Miss Universe 2011 sama sekali tidak salah pilih. Juri, dan juga saya, terpukau dengan kemilau kulit gelap Si Miss, berikut dengan rasa percaya diri dan smart nya yang bener2 terlihat.
Jawabannya atas pertanyaan juri " Bagian tubuh mana yang ingin kau ubah ? ", dengan lugas Si Miss menjawab , " Syukurlah aku sangat puas dengan cara Tuhan menciptakanku. Dan aku tak akan mengubah apapun ".

Wao.....great answer !
Sedikit tentang Miss Universe yang baru, nama komplitnya panjang banget dan bikin stress lidah kita. LEILA LULIANA DA COSTA VIEIRA LOPES. Lahir dari keluarga Imigran Cape Verdean di Benguela, Angola pada tanggal 26 Februari 1986. Dia adalah mahasiswi pada studi Manajemen Bisnis di Inggris. Tinggi tubuhnya, 1,79 meter ( Waoooo !! saya nggak berani bayangkan kalau saya berjejeran dengannya )
Dengan rasa percaya diri yang tinggi, otak yang brillian, Miss Universe ke 60 ini bisa membuktikan kalau HITAM itu CANTIK. Sebelum dinobatkan sebagai pemenang, ia juga mendapat gelar Miss Fotogenic.

Saya sempat penasaran, tentang negara asal Miss Leila Lopes ini. Tentang Angola, ini adalah negara yang terletak di Afrika Barat daya. Merupakan negara penghasil kopi di dunia. Dan termasuk negara kaya di Afrika karena sumber daya alamnya : bijih besi, Intan dan tembaga.

Ah...memang, Angola bisa bangga dengan menghasilkan satu intan bernama Leila Lopes.
Jadi...halooooo para perempuan, apakah ada alasan bagi kita untuk menjadi tidak pede, hanya karena Tuhan menciptakan kulit dengan warna gelap pada kita ?
Bagaimanapun, Tuhan Maha pencipta, Maha kreatif. Keindahan itu selalu ada dalam setiap ciptaanNYA. yukkkk...syukuri.

Senin, 12 September 2011

BUKAN TENTANG CINTA

Wajah perempuan itu memerah, penuh amarah. Ia gigit bibirnya hingga mengeluarkan darah. Tangannya bergetar seolah sedang menahan sesuatu. Ya, ia sedang menahan sesuatu yang teramat pilu. Sesuatu yang meluluh lantakkan kepercayaannya akan janji nikah. Sesuatu yang menghancur leburkan rasa cintanya. Sesuatu yang membuat hatinya beku. Terkungkung oleh amarah sekaligus benci pada diri sendiri.
Ia terduduk di pinggir ranjang, membelakangi wajah pria yang selama ini dicintai. Pria dengan mata teduh yang menjanjikan seribu jalan damai. Tetapi nyatanya...pria itu berubah menjadi sosok setan lihai. Begitu pandai merubah rupa, merubah kata.
Perempuan itu mulai tergugu. Tangis yang tadi begitu diharapkan akan melesatkan segala sesak di dada. Lambat laun, tangis itu semakin memiliki celah, bersuara lantang dengan nada miris. Menyetop dengan paksa dengkuran lembut Sang pria.
" Ada apa, Sayang ? Kenapa menangis ? ", suara setan berbentuk pria itu masih melembut. Biasanya, dengan begitu, perempuan itu akan bertekuk lutut. Akan menidurkan kepalanya di dada, mendapati damainya. Tetapi sekarang, dengan berbekal kertas menjijikkan ditangan, siapa bisa mengusir amarah yang membara ?
" Kamu selingkuh ? ", tanyanya sambil membalikkan tubuh. Kini, wajah bengisnya menatap sadis prianya. Sang pria gelagapan. Tenggelam dalam pertanyaan besar, siapa gerangan penyebar berita. Degup jantungnya yang porak poranda, seolah menjadi menjadi jawaban atas pertanyaan perempuan di hadapannya. " Jawaab ! ", teriak histeris itu membuat Sang pria benar-benar ketakutan. Wajah perempuan yang wajahnya seringkali nampang di majalah sosialite elit itupun bagai berubah seperti wajah nenek sihir di dongeng anak.
" Kamu tau sejak awal bahwa aku peselingkuh. Kamu sendiri tau bahwa kamu bukan yang pertama. Jadi kenapa mesti marah ? " Si setan mulai memiliki jalan. Mulai bisa mencari celah untuk bersembunyi dari kesalahannya. " Apa maksud dari semua ini ? ", pertanyaan dengan nada melunak itu seakan membenarkan semua perkataan Sang pria. Perempuan cantik yang sempat menjadi sadis itu menundukkan wajahnya. Benar-benar menunduk. Sekarang, ia diserang rasa bersalah. Sekarang, seluruh sisi hatinya seakan sedang menghianatinya. Seluruh neuron di otaknya seakan sedang memvonisnya. Dasar tukang rebut suami orang ! jangan bilang bahwa kami tidak mengingatkanmu ! Mana itu cinta ? Nggak ada kan ? Mana itu janji ? makan tuh janji !
Dengan lesu, perempuan itu bangkit, membiarkan pria nya berkemas-kemas seadanya. " Keluarlah dari hidupku sekarang juga. Dan tolong, kalau jiwa pencari berita itu mencari berita, katakan bahwa kita berpisah baik-baik ". Cuma itu kalimat yang keluar dari bibir perempuan itu, sebelum akhirnya dia membenamkan diri begitu lama di bath up dengan aromatherapy yang ternyata sungguh tak ampuh melenyapkan segala gundahnya.

***
Ada yang mengangguk-angguk, sambil mengulas senyum. Rasa puas menggelayuti seluruh kisi hati. Raut wajahnya sumringah menebar senyum. Rasa sakit bertahun-tahun lamanya seolah lenyap hanya dalam sekali guyuran hujan. Rasakan, wahai perempuan cantik ! Kau tahu sekarang siapa yang menang dan siapa yang kalah.

( Bersambung besok, yeee... )