Rabu, 07 Maret 2012

PILAH PILIH TEMPAT PAP SMEAR

PILAH PILIH TEMPAT PAP SMEAR

Hai...Teman sesama perempuan. Hari ini hari Perempuan, ya...Selamat dech buat kita smua. Mungkin terlalu berlebihan atau mungkin tidak. Tetapi yang jelas, saya yakin...adanya peringatan ' Hari Perempuan ' adalah karena kekaguman satu kelompok terhadap potensi kaum hawa.

Banggalah Menjadi Perempuan.
Kita punya potensi yang tersimpan.
Biarkan itu berkembang
Agar bermanfaat di masa mendatang.

Intermezo di atas smoga bisa menginspirasi.
Saya tertarik mengangkat satu topik yang sungguh...baru saja dialami salah satu teman saya. Judul di atas, " Pilah Pilih Tempat Pap Smear " sengaja saya buat vulgar. Maksudnya...supaya langsung ' nendang '. Hehehehehe....

Ceritanya begini,....satu teman saya, sebut saja ' Bunga ' ( hehehe...) tiba-tiba sesenggukan menanyakan pada saya apa itu HPV ( Human Papilloma Virus ). Ternyata , setelah melakukan pemeriksaan Pap Smear pada satu klinik di Surabaya ( Maaf, tidak usah saya sebut tempatnya yaaa.....) , ia dinyatakan menderita HPV.

Saya agak curiga, mengingat track record klinik yang dimaksud. Saya sarankan ia untuk memeriksakan ulang pada dokter lain. Dan setelah itu...ia tersenyum lega. Bahkan sampai mengadakan selamatan sebagai bentuk rasa syukur karena ternyata dia ' aman'.

Sedikit cerita tentang HPV, well....banyak memang jenis virus ini. Beragam banget. Tetapi umumnya, HPV ini bisa menyebabkan kanker servic. Di tularkan melalui hubungan sexual, meskipun memang tidak harus terjadi ' coitus'. Cara pencegahannya, memanglah harus menghindari gonta ganti pasangan sexual dan menjaga kebersihan organ intim.

Bisa anda bayangkan, teman saya yang saya tahu tidak menganut faham free sex, dan begitupun pasangannya, di vonis mengidap HPV dan harus menjalani pemeriksaan ketat. 1 bulan sekali harus kembali periksa. Pantaslah jika teman saya itu panik.

Saya ngebayangin...nih klinik teledor banget. Okelah...jika teman yang sehat dan dinyatakan sakit, mungkin akan berniat untuk mencari second opinion, atau meningkatkan kewaspadaan, paling tidak. Tetapi bagaimana jika yang sakit dilaporkan sehat-sehat saja ????
bbbbbbahahhahahahayaaa.....kan...

Intinya, sebaiknya kita berhati-hati memilih tempat pap smear. Jika memang ada vonis yang tak mengenakkan, sebaiknya kita lakukan second opinion. Tentu saja, ...yukkkk mareee...menambah pengetahuan kita seputar kesehatan perempuan.

Kita memang harus bangga menjadi perempuan, ada banyak kelebihan pada perempuan ( termasuk kelebihan lemak. hehehhehhehehe ) Tetapi kita mesti sadar, bahwa ada beberapa penyakit yang nyata-nyata lebih 'suka' pada perempuan.

Tapi....kalau kalimat terakhir saya sampaikan pada pasangan saya, pastilah dia akan berkomentar " NGAMBEKan....adalah penyakit umum para perempuan ". Iyaaa nggak siiiiiiihhhhhhhhh ???? xixixixiixixixixixixi

BRAVO PEREMPUAN !!

Sabtu, 03 Maret 2012


Rasa Itu, Kita Perlukan.

Ijinkan saya mengaku, teman-teman tercinta...
Saya sering sekali nggak habisin makanan. Sering waktu 'ngelakuin hal mubadzir ' itu, saya membathin, halllaaahhhh...wong harganya gak mahal, kok.

Saya juga sering ' menghambur-hamburkan ' air ( Ow...untung PDAM nggak akan menghukum warga yang boros air ).

Saya sering bilang ' alhamdulillah ', tapi kenyataannya sering saya protes ( entah pada siapa ) karena banyak hal yang tak sesuai rencana , banyak hal yang membuat saya nggak puas.

Saya punya beberapa buku ( dan tentunya, tamat saya baca ) tentang ' Pentingnya Bersyukur '. Dan biasanya, setelah membaca, ada celah di hati yang sedikit mengumpat Si Penulis. ' Duh !!! sok mulia buanget, sich ! Emang gampang ' bersyukur ' itu ? emang mudah ' nerima ' itu. Lu kan nggak nggak ngalamin ! ). Hehehehe...

Pokoknya banyak banget hal 'miring' yang saya lakukan yang sejatinya membiaskan ' Rasa Bersyukur '.

Tetapi, ketika pekan ini saya dan keluarga berkesempatan berkunjung ke satu daerah.... Subhanallah....

Miris itu saya rasakan....
Saat di samping, di depan, di belakang hotel mewah tempat saya menginap, banyyyyyyyaaaaaakkkkkkkk sekali 'fakta lengkap' , 'landscape ' kehidupan yang di mata saya ' berkekurangan' ( meski saya berdoa semoga si pejalan kehidupan ' kurang' itu ternyata ' mulia dan mensyukuri keadaan ).

Seperti halnya nasi, lauk pauk, udara bersih, air bersih, minuman yang sexy, camilan yang gurih, film yang asyik di tonton, musik yang memanjakan indra dengar, cinta, sex ( eh, penting juga kan ?? ) ....ternyata RASA SYUKUR itu, KITA BUTUHKAN .

Bukan untuk siapa-siapa. Tetapi untuk kita sendiri.
Bukan untuk apa-apa. Tetapi itu satu jalan detoksifikasi
Buat diri kita yang seringkali emosi
Buat kita yang sering mau menang sendiri

Ini beneran, dech. Nggak pernah-pernah nya saya sampai neteskan air mata ( diluar sifat cengeng saya ), gara-gara melihat sisi kehidupan berat sekitar yang jauh dari kata layak di mata saya.
Saya langsung ingat betapa benar adanya jika orang tua kita bilang " habiskan makanannmu, nanti ayam kita bisa mati ".

Teman-teman tercinta,...
Sejatinya tulisan ini saya tunjukkan untuk diri saya sendiri,
Tetapi smoga cukup 'mencubit'
Hingga membuat teman-teman ikut berpikir, bahwa maaaaaaassssssiihhh banyyyyyaaakkkk banget, orang-orang yang tidak seberuntung kita.
Syukuri lah....